Jika anak kita ditanya apa mimpinya pasti jawabnya saya ingin kembali belajar di sekolah. Saya ingin bertemu
dengan teman-teman sekelas saya. begitupun sebagian besar orang tua, mimpi mereka adalah melihat anaknya
kembali ke aktivitas sekolah secara langsung. Orang tua selama ini banyak yang mengaku lelah karena
anak-anaknya selama pandemi lebih banyak menghabiskan waktu di depan layar gawainya bukan hanya untuk
belajar namun juga untuk bermain game. Belum lagi harus menemani dan membantu anak-anak belajar sementara
pekerjaan di rumah tidaklah sedikit.
Namun perlahan demi perlahan sejak Oktober lalu, beberapa sekolah di Indonesia sudah mulai menerapkan
Pembelajaran Tatap Muka atau PTM namun secara terbatas termasuk di Purwakarta kota saya tercinta. Seminggu
sekali anak-anak bersekolah tentunya dengan pembatasan jarak ataupun waktu belajar yang mengalami
pengurangan.
Sekolah tempat saya mengabdi yaitu SMPN 8 Purwakarta baru di Januari tahun 2022 ini akan mulai melaksanakan
pembelajaran tatap muka secara terbatas setelah memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh Pemerintah Daerah
dalam hal ini Dinas Pendidikan yang beberapa syaratnya antara lain tersedianya fasilitas kesehatan,
siswa-siswi serta civitas sekolah yang sudah di vaksin dan beberapa persyaratan lainnya.
Karenanya untuk mewujudkan mimpi para siswa yang ingin kembali belajar di sekolah, di hari Jumat tanggal 7
Januari 2022 diselenggarakan kegiatan gotong royong membersihkan sekolah yang dilaksanakan oleh perwakilan
orang tua siswa, perwakilan siswa, perwakilan OSIS dan tentunya dilaksanakan juga oleh segenap civitas
sekolah baik itu Guru maupun Staff Tata Usaha.
Kegiatan gotong royong membersihkan sekolah tersebut diadakan agar ketika anak kembali ke kelasnya, kelasnya
sudah dalam keadaan bersih. Seperti yang dikatakan oleh perwakilan orang tua dari kelas 7 dan 9 yang
mengatakan alasan ikut gotong royong membersihkan kelas anaknya agar anaknya dapat belajar dengan nyaman dan
sehat karena lingkungan kelas maupun sekolahnya yang bersih. Selain itu mengingat salah satu syarat bisa
diadakan pembelajaran tatap muka adalah lingkungan pembelajaran yang bersih dan sehat.
Selain membawa peralatan kebersihan masing-masing, ada pula orang tua yang membawa makanan untuk dikonsumsi
setelah kelas selesai. Terjalin pula kerjasama yang baik antar orang tua padahal ada yang tidak kenal
awalnya begitu juga anak-anak kelas 7 yang akhirnya bisa bertemu dengan teman kelasnya secara langsung
setelah di semester ganjil ini hanya bertemu di pembelajaran online. Semuanya hadir demi mewujudkan
pembelajaran tatap muka meskipun terbatas.
Bagikan Artikel
12 Desember 2020
Kegiatan Belajar Mengajar Offline Dimulai
12 Desember 2020
Penambilan Raport Semester Ganjil 2021 - 2022
12 Desember 2020
Jam Belajar Yang Efektif Pada Anak 8 - 12 Tahun
Inagata
Template
Jelajahi semua pengetahuan dan ilmu yang
berguna bersama kami, untuk kehidupan yang lebih
bermanfaat
Indonesia
Unamed road RT 01 RW 02
Surabaya